Pendidikan Anak Usia Dini, yang selanjutnya di singkat PAUD, merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai usia 6 tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Pendidikan anak usia dini merupakan dasar yang memberi pengaruh nyata pada keberhasilan di jenjang pendidikan diatasnya. Oleh karena itu, pendidikan anak usia dini dikembangkan berdasarkan landasan keilmuan, landasan yuridis, social, budaya, dan pedagogis baik secara teroretis maupun empiris.
Kurikulum pendidikan anak usia dini memiliki karakteristik yang berbeda dengan kurikulum satuan pendidikan yang lain. Karakteristik kurikulum 2013 adalah : mengoptimalkan perkembangan anak, menggunakan pembelajaran tematik dengan pendekatan saintifik dalam pemberian rangsangan pendidikan, menggunakan penilaian otentik dalam memantau perkembangan anak, memberdayakan peran orang tua dalam proses pembelajaran, kurikulum dikembangkan dengan prinsip diversifikasi.
Kurikulum memandu pendidik dan tenaga kependidikan dalam memfasilitasi program pendidikan berkualitas yang mendukung tercapainya tujuan pendidikan. Kurikulum harus dapat mengembangkan potensi peserta didik menjadi kemampuan – kemampuan yang diperlukan dalam lanjutan pendidikan dan kehidupannya. Kurikulum harus memiliki jangkauan yang luas dan jauh. Kurikulum harus menyiapkan anak untuk masa depan bukan hanya masa kini. Masa kini tentu akan berbeda dengan masa lalu dan masa depan karena dunia yang selalu berubah. Kurikulum harus responsive terhadap kebutuhan dunia yang selalu berubah.
 Kurikulum PAUD harus mampu memberikan kontribusi kepada anak untuk mengembangkan seluruh potensinya sehingga memiliki kemampuan yang berharga dalam mencapai keberhasilan di jenjang pendidikan berikutnya. Kurikulum bukanlah program yang bersifat statis, berlaku sepanjang waktu. Perubahan kurikulum dimungkinkan dengan didasarkan pada kepentingan besar yang ingin dicapai oleh suatu bangsa.
Kurikulum 2013 Pendidikan Anak usia Dini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kebijakan pengembangan kurikulum pendidikan nasional, dan memiliki kesinambungan dengan kurikulum 2013 pada jenjang pendidikan di atasnya. Kurikulum 2013 menetapkan struktur kurikulum yang sama untuk semua jenjang pendidikan tanpa menghilangkan kekhasan program  masing – masing. Kebijakan tersebut didasarkan pada pemahaman bahwa pembentukan sumber daya manusia yang kualitas harus dimulai sejak usia dini secara berkelanjutan. Kurikulum 2013 Pendidikan Anak usia Dini bertujuan untuk mendorong berkembangnya potensi anak agar memiliki kesiapan untuk menempuh pendidikan selanjutnya. Memaknai kesiapan menempuh pendidikan selanjutnya mencakup kemampuan – kemampuan yang diperlukan untuk menunjang keberhasilan anak dalam mengikuti pendidikan di jenjang lebih tinggi. Kemampuan yang dimaksud terdiri atas kemampuan sikap, kemampuan pengetahuan, dan kemampuan keterampilan.
Kurikulum 2013 PAUD mengembangkan kemampuan sikap, pengetahuan dan keterampilan sebagai satu komponen yang saling dan tidak dapat dipisahkan. Setiap sub komponen tersebut memiliki focus arahan dan bila disatukan membangun kompetensi lulusan PAUD yang memiliki kesiapan mengikuti pendidikan lebih lanjut. Pembentukan sikap diarahkan membangun kemampuan fungsi eksekutif (executive function), yang terdiri dari kemampuan memori kerja otak dalam mengatur kemampuan dan mempertahankan dan mengelola informasi berbeda dalam waktu yang singkat, fleksibilitas mental yang membantu mempertahankan respons dari tuntutan yang berbeda dalam waktu singkat, control diri dalam hal menentukan prioritas dan menolak tindakan/ respon yang menarik. Pembentukan pengetahuan konseptual untuk membangun kemampuan kreatif dengan menggunakan cara berpikir tingkat tinggi (higher order thinking). Pengembangan keterampilan berpikir runut procedural yang diterapkan baik melalui pembiasaan (habituasi) maupun pendekatan saintifik (saintific approach).